Selasa, 19 Maret 2013

Informasi kenaikan harga di WNGF

      Warung Nasi Gila Flora membeikan informasi adanya kenaikan harga tiap menu nasi gila flora.
Adapun pertimbangan dan alasan kenaikan ini akan kami jelaskan dalam artikel ini.
       Pasti anda mengetahui berita yg baru-baru ini yang sangat ramai dibicarakan terutama oleh ibu rumah tangga tentang kenaikan harga bawang,baik itu bawang putih maupun bawang merah.
Warung nasi gila flora tentunya terkena dampak yang sama,karna ke dua jenis bumbu ini adalah bumbu pokok yang kami gunakan.
Tapi  itu bukan satu alasan dengan kenaikan harga ini,tapi banyak faktor lain yang menyebabkannya.
Bawang merah dan bawang putih bisa tidak kami gunakan sama sekali tetapi menggantikannya dengan Kecap asin sari ikan.
Bebeapa hal yang menjadi bahan pertimbangan kami adalah semua bahan baik itu dari sayuran sampai ke gas elpiji mengalami kenaikan harga.
Kalau kami tinjau dari tahun pertama saat WNGF menggunakan harga Rp.7000,- dimana saat itu harga semua kebutuhan pokok(disini kami sebut kebutuhan pokok produksi) masih dengan harga yang sangat jauh dari sekarang.Misal contoh gas elpiji masih harga Rp.13000,-,sekarang Rp.16000.
                                          Kecap Bango                 11.000,-                     17000,-
                                          Telur                              14.000,-                      18000,-
dan yang lainnya pun mengalami kenaikan rata-rata di atas 20%.
Untuk sayuran mungkin tidak terlalu mencolok kenaikannnya,tp disaat-saat tertentu bisa sangat tinggi tergantung musim dan cuaca.
Contoh misalnnya cabai,wortel,sawi putih
Untuk jamur sendiri termasuk stabil harganya,karena tidak terpengaruh musim.Ditahun pertama harga jamur per kilo Rp.10.000,- dan saat ini Rp.13.000,-.
       Ini adalah sekilas informasi dan alasan yang bisa kami berikan atas kenaikan harga ini.
Kami mengharapkan dijadikan maklum agar kami tetap bisa mempertahankan citarasa masakan kami.

Terima Kasih
salam dari saya pribadi
Mas Nasigila Flora


Selasa, 26 Februari 2013

Bismillahirohmanirohim, Warung Nasi Gila Flora beranjak mengenal dan ingin dikenal bukan hanya dilingkungan kampus AKA,tp ingin mulai merambah dunia luar dengan hadir di dunia maya. Warung Nasi Gila Flora berdiri sekitar 3 tahun yang lalu, tepat didepan kampus AKA Bogor, Jawa Barat. Awal mula berdirinya warung ini dari ketidak jelasan usaha apa yg akan dirintis oleh pemiliknya. Terlalu banyak usaha yg telah ada, utamanya usaha warung makan. Dari sinilah ide nasi gila itu muncul,karena kebingungan dan ketidaktahuan apa yg akan dijual. Nasi gila itu sendiri hanyalah sebuatan untuk menu yg disediakan, dari resep yg tidak jelas,sampai cara masak yg amatir. Tapi dari ketidakjelasan justru menghasilkan suatu kreatifitas yg inofatif. Artikel ini kami buat semata mata untuk memperkenalkan warung kami kepada khalayak ramai yang belum sempat mengenal warung kami, dan untuk yg telah setia menjadi pelanggan, kami ucapkan terima kasih. Salam dari kami : Sugiarto, penuis sekaligus pemilik Warung Nasi Gila Flora